Cukup Pakai HP, Ini Cara Cek Penerima PIP Bantuan Kemdikbud di SiPintar untuk SD, SMP, SMA

cukup-pakai-hp-ini-cara-cek-penerima-pip-bantuan-kemdikbud-di-sipintar-untuk-sd-smp-sma

JAKARTA, KOMPAS.TV – Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) meluncurkan Program Indonesia Pintar (PIP) sebagai salah satu upaya memberikan bantuan finansial untuk mengurangi beban finansial dalam pendidikan bagi siswa.

Dengan bantuan ini, pemerintah ingin memastikan bahwa semua anak di Indonesia memiliki kesempatan yang sama untuk belajar, tanpa terhalang oleh masalah keuangan.

Dukungan pendidikan yang diberikan mencakup kepada anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Baca Juga: Berikut Rincian Gratifikasi dan Suap yang Diterima Eks Wamenkumham Eddy Hiariej!

Tujuannya adalah memastikan mereka mendapat akses pendidikan yang berkualitas hingga jenjang menengah. Program ini juga bertujuan mencegah putus sekolah dan meningkatkan partisipasi pendidikan.

Untuk mendapatkan bantuan PIP, siswa harus mengusulkan nama mereka melalui lembaga pendidikan atau sekolah.

Proses pengajuan melibatkan penyediaan dokumen penting seperti rapor, NIK, NISN, KTP orang tua/wali, dan Kartu Keluarga Sejahtera atau Surat Keterangan Tidak Mampu.

Baca Juga: Cara Bikin KTP Digital atau IKD, Akan Gantikan 50 Juta e-KTP Fisik Akhir 2023

Pengecekan status penerima bantuan dapat dilakukan melalui situs resmi pip.kemdikbud.go.id. Prosesnya memasukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) siswa.

Rincian Bantuan PIP

Setiap jenjang pendidikan mendapatkan bantuan dan memiliki pembagian yang disesuaikan dengan semester dan kelas siswa.

  1. SD/Sederajat: Rp450 ribu per tahun. Pembagian khusus untuk siswa kelas VI semester genap dan kelas I semester ganjil adalah Rp225 ribu.
  2. SMP/Sederajat: Rp750 ribu per tahun, dengan pembagian khusus untuk siswa kelas IX semester genap dan kelas VII semester ganjil sebesar Rp375 ribu.
  3. SMA/Sederajat: Rp1 juta per tahun. Siswa kelas XII semester genap dan kelas X semester ganjil menerima Rp500 ribu.

Baca Juga: Tingkah Para Caleg: Ada yang Ditangkap Nyabu, Ada yang Jadi Maling, Ada Juga Dilaporkan ke Polisi

Cara cek penerima pip Kemdikbud

Untuk mengecek penerima bantuan PIP, ikuti langkah-langkah berikut:

  1. Kunjungi situs pip.kemdikbud.go.id.
  2. Input Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) siswa.
  3. Lakukan proses verifikasi keamanan yang disediakan di situs tersebut.

Kata Menparekraf Sandiaga Uno soal Dampak Pengungsi Rohingya Terhadap Pariwisata Aceh

JAKARTA, KOMPAS.TV – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) RISandiaga Uno mengatakan pihaknya akan terus memantau dampak yang mungkin timbul dari keberadaan pengungsi rohingya terhadap pariwisata di Aceh.

“Sangat kita pantau karena ini ada bencana kemanusiaan saudara-saduara kita dari Rohingya,” ujar Menparekraf RI, Sandiaga Uno pada Kamis, (7/12/2023).

“Kami khawatir ini jadi bagian dari pada TPPO, jadi harus kita pastikan jangan sampai nanti berdampak negatif terhadap wisata di Aceh,” lanjutnya.

Sandi juga menyebut dirinya akan berkunjung ke Aceh untuk memantau kondisi pariwisata Aceh.

Baca Juga: Wapres Ma’ruf Amin Buka Opsi Pulau Galang di Batam Jadi Tempat Penampungan Pengungsi Rohingya

Bocor Rekaman Suara di Helikopter Militer Israel Tembaki Sandera yang Ditahan Hamas

bocor-rekaman-suara-di-helikopter-militer-israel-tembaki-sandera-yang-ditahan-hamas

TEL AVIV, KOMPAS.TV – Sebuah rekaman suara bocor mengungkapkan bahwa helikopter militer Israel malah tembaki sandera yang ditahan hamas.

Penembakan itu dilaporkan dilakukan ketika mereka akan dibawa ke Gaza oleh Hamas pada 7 Oktober lalu.

Rekaman yang bocor tersebut mengungkapkan horor yang mereka rasakan akibat serangan Israel ketimbang Hamas.

Baca Juga: Otoritas di Wilayah Jerman Ini Paksa Pemohon Kewarganegaraan untuk Akui Israel

Pada rekaman itu, yang sebagian dipublikasikan oleh laman berita Israel Ynet, berisi pembicaraan dari pertemuan warga Israel bekas sander Hamas, kerabat dari sandera yang masih ditahan dan Kabinet Perang Israel, Selasa (5/12/2023).

“Perasaan yang kami rasakan adalah tak ada satu pun yang melakukan apa-apa untuk kami,” ujar salah satu sandera yang dibebaskan dikutip dari Anadolu Agency, Kamis (7/12/2023).

“Faktanya saya bersembunyi di tempat yang ditembaki, dan kami harus diselundupkan untuk keluar, dan kami terluka. Itu belum termasuk helikopter (Israel) yang menembaki kami dalam perjalanan ke Gaza,” tambahnya.

Sandera perempuan itu pun menambahkan kekesalannya atas kelambatan dan tak mawasnya otoritas Israel.

“Faktanya kami ditembaki, faktanya tak ada yang tahu kami di mana. Anda mengeklaim ada intelijein. Tapi, faktanya kami ditembaki. Suami saya terpisah dari kami selama tiga haris, sebelum kami dikembalikan ke Israel, dan dibawa ke terowongan (Hamas),” lanjutnya.

Pada pertemuan tersebut, sandera yang dibebaskan Hamas, dan kerabat mereka bertemu dengan Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu.

Mereka mengungkapkan kekecewaan terhadap Netanyahu atas serangan udara Israel ke Gaza.

Mantan sandera lainnya mengungkapkan ketakutan bahwa militer Israel yang akan membunuh mereka bukan Hamas.

“Kami di terowongan, ketakutan bukan Hamas tetapi Israel yang membunuh  kami, dan mereka akan mengatakan Hamas yang membunuh Anda,” katanya.

Baca Juga: Putra Menteri Kabinet Perang Israel Tewas di Gaza, Terbunuh karena Ledakan Terowongan

“Jadi, saya dengan tegas menyerukan agar pertukaran tahanan dilakukan secepatnya, dan semua orang harus kembali pulang. Tak boleh ada hirarki. Semua orang sama pentingnya,” tambahnya.

Israel sendiri melanjutkan serangan militernya ke Gaza pada 1 Desember, setelah sepekan gencatan senjata sementara dengan Hamas berakhir.

Hamas sendiri menegaskan tak akan ada pertukaran tahanan hingga perang di Gaza berakhir.

Terungkap, Agen Raup Rp3,3 Miliar dari Selundupkan Warga Rohingya ke Aceh, Modusnya Jadi Imigran

terungkap-agen-raup-rp3-3-miliar-dari-selundupkan-warga-rohingya-ke-aceh-modusnya-jadi-imigran

PIDIE, KOMPAS.TV – Polres Pidie mengungkap agen yang menyelundupkan warga etnis Rohingya memperoleh keuntungan mencapai Rp3,3 miliar dari imigran yang dibawa ke perairan pantai Kabupaten Pidie.

Kapolres Pidie AKBP Imam Asfali mengatakan agen penyelundup tersebut mengenakan tarif berbeda-beda kepada para imigran Rohingya tersebut.

Rinciannya, kata Imam, untuk anak-anak dikenakan biaya 50.000 Taka atau sekitar Rp7 juta. Sedangkan orang dewasa sebesar 100.000 Taka atau Rp14 juta.

Baca Juga: Wapres Ma’ruf Amin Buka Opsi Pulau Galang di Batam Jadi Tempat Penampungan Pengungsi Rohingya

Mereka mengambil keuntungan dari setiap penumpang kapal dengan beban nominal berbeda-beda yang harus dibayar,,” kata Imam Asfali di Pidie pada Kamis (7/12/2023).

Jika ditotalkan agen meraup keuntungan dari hasil kejahatan praktik penyelundupan tersebut bila dihitung kurs Indonesia sebesar Rp 3,3 miliar.

Imam menuturkan, terbongkarnya biaya yang harus dibayarkan pengungsi Rohingya tersebut setelah Polres Pidie menangkap Husson Muktar.

Husson diketahui pria kelahiran Sokoreya Bangladesh yang tinggal di Corg Bazer, Moloi Para Word, Bangladesh dan telah mempunyai card UNHCR No B0201762.

Pelaku HM, kata dia, diduga memfasilitasi kapal kayu untuk mengangangkut rombongan imigran Rohingya dari perairan Bangladesh Myanmar masuk ke perairan wilayah Indonesia.

Baca Juga: Pengamanan Laut jadi Opsi Pertama Antisipasi Gelombang Pengungsi Rohingya ke Indonesia